Rembulan…
Dengan lembut kau pancarkan keagunganmu
Walau hanya sesaat
Rembulan…
Kau berjalan di atas bumi pertiwi
Dengan sinar keagungan
Kuterpesona memandangmu
Walau hanya sesaat kita bertemu
Di malam purnama itu
Amanat puisi:Kita sebagai makhluk tuhan harus bersyukur,adanya bulan yang dapat memantulkan cahaya yang indah pada malam hari ke bumi yang membawa keindahan di malam hari.
Majas:dalam puisi di atas terdapat majas personifikasi yaitu pada kalimat “kau berjalan diatas bumi pertiwi”.karena pada kalimat tersebut rembulan dianggap makhluk hidup yang bisa berjalan.